20
Mei
2022
  • Home
  • News
  • Strategi Kebijakan Pertahanan Amerika Serikat Terhadap Kebangkitan China

Strategi Kebijakan Pertahanan Amerika Serikat Terhadap Kebangkitan China

Administrator Minggu, 17 April 2022 22:00 WIB
Sumber Foto ; Internet
Penulis : Luthfiah Nur Arafah - Mahasiswi HI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Era perang dingin telah berakhir sejak lama, dengan kemenangan yang diperoleh oleh Amerika Serikat yang memenangkan ideologinya yang disebut liberalis, maka Amerika Serikat sebagai kekuatan Unipolar. Dunia seolah-olah dipegang teguh oleh AS dimana tatanannya banyak dipengaruhi oleh kebijakan-kebijakan yang dibuat AS demi kepentingan nasionalnya. Berkembangnya arus globalisasi yang semakin pesat, membuat banyaknya persaingan global yang membuat dunia lebih kompetitif. Kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh Amerika Serikat ini ditujukan untuk munculnya negara-negara kuat baru yang bisa menjadi pesaing Amerika Serikat dimasa tertentu. Salah satunya, adalah China. China dapat dikatakan menjadi salah satu kekuatan baru dunia. 

Kekuatan China terus berkembang hingga mencapai posisi kedua setelah Amerika Serikat dalam ekonomi dunia, hal ini merupakan ancaman tegas untuk Amerika Serikat. China sendiri mulai memasuki kawasan-kawasan yang diawalnya dikuasai oleh Amerika Serikat dengan mengenalkan salah satu kebijakan ekonomi milik China yaitu OBOR.  Hal tersebut tentu memberikan dampak tersendiri bagi Amerika Serikat dimana selain ancaman ekonomi, Amerika Serikat juga mengalami dilemma security terutama terkait ideologi. Amerika khawatir, munculnya China sebagai kekuatan global baru dapat menghambat promosi ideologi miliknya, demokrasi, di dunia internasional oleh sebab itu Donald Trump selaku Presiden Amerika Serikat mengeluarkan beberapa kebijakan dalam menenekan kekuatan China yang semakin berkembang pesat.

Pada awal mula kepresidenannya, Trump bersama dengan pemerintahan Amerika Serikat selalu mempromosikan "America First" dimana tujuannya adalah sebagai upaya untuk menegakkan tatanan internasional liberal. Namun, pada pelaksanaanya sendiri kebijakan America First ini lebih ke arah nasionalisme dan tindakan sepihak yang buat oleh Trump. Banyak pendapat juga mengatakan bahwa kebijakan America First ini merupakan sebuah konsep dari hubungan internasional yang menghasilkan zero-sum game yang mana dapat dilihat dari politik yang dilakukan oleh Trump sangat realis dan lebih mementingkan dominasi Amerika Serikat. Kebijakan "American First" ini sebagai bentuk dari kepentingan AS yang mengutamakan kepentingan dalam negerinya dulu, hal ini juga menyangkup kepentingan ekonomi, militer, sosial budaya, dan pertahanan. Sebagai bentuk upaya perlindungan dan pertahanan terhadap kondisi dalam negerinya terhadap kekuatan global yang baru yaitu China.

Dalam operasionalisasi kebijakan pertahanan AS melalui "American first" ini memiliki tantangan yang terhadap kekuatan global baru dimana Amerika Serikat yang telah menjadi negara power sejak lama telah mendapatkan pandangan yang berbeda-beda seperti mulia kehilangannya kepercayaan negara-negara terhadap Amerika Serikat terutama terkait bantuan. Disini misalnya bantuan Amerika Serikat, Amerika Serikat telah lama mengenalkan bantuan ekonomi atau yang dikenal melalui bantuan IMF. Namun, selain bantuan IMF ini memiliki syarat yang cukup sulit untuk mendapatkan bantuannya, IMF juga telah dikenal oleh dunia sebagai bantuan yang menyengsarakan. 

Oleh sebab itu, negara-negara mulai beralih ke China dengan kebijakan bantuan ekonomi OBOR yang mana kebijakan ini mudah untuk didapatkan atau tidak sesulit untuk mendapatkan bantuan IMF. Disisi lain, Amerika Serikat juga memproteksi dirinya terhadap negara lain, AS tidak ingin negaranya ada campur tangan asing dalam penerapan kebijakannya sehingga apapun yang menjadi kepentingan AS hanya akan menjadi kepentingan AS dan tidak akan membiarkan orang lain ikut andil dalam kebijakannya, semua dilakukan untuk kebutuhan negaranya menjadi satu-satunya dan akan selalu menjadi satu-satunya kekuatan di dunia yang tidak terkalahkan oleh kekuatan baru. Amerika Serikat melihat adanya OBOR ini yang memasuki pasar Asia Pasifik dan juga Afrika membuat AS ketar-ketir.

Selain dari kebijakan ekonomi China, modernisasi militer yang dilakukan oleh China juga membuat Amerika Serikat semakin terancam. Oleh sebab itu, di beberapa kawasan Amerika Serikat mengeluarkan kebijakan barunya dan kawasan yang menjadi fokusnya adalah Indo-Pacific yaitu kebijakan yang dinamai American First towards Indo-Pacific. Kebijakan ini sebenarnya sama dengan kebijakan American First. Fokus yang dilakukan oleh Amerika Serikat pada Indo-Pacific adalah karena Amerika Serikat negara yang tergabung dalam kawasan tersebut memiliki potensi tinggi dan disaat yang bersamaan China juga berambisi untuk menguasai kawasan ini. Salah satunya adalah dengan sengketa yang Laut China Selatan.

Di kawasan Indo Pasifik Amerika Serikat memiliki pengaruh yang sangat kuat, ketika adanya kekuatan China yang memasuki kawasan Indo Pasifik, tetaplah Amerika Serikat yang memegang kendali akan kawasan tersebut sehingga dapag mengendalikan kepemimpinannya secara signifikan dalam kekuatan ekonomi dan militernya. Sebab Amerika Serikat menjadi pusat dunia, walaupun dengan kebijakan yang dibuat China lebih mudah untuk negara-negara yang membutuhkan bantuan namun sulit menembus perahanan Amerika Serikat sendiri.

Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa Amerika Serikat mengalami security dilemma dengan munculnya China sebagai kekuatan baru dunia, setelah sekian lama pemegang kekuasaan dunia itu Amerika Serikat sendiri. Hal utama ini disebabkan oleh idelogi keduanya yang sangat bertentangan. Dan dengan adanya American First toward Indo Pacific ini dapat dikatakan sebagai strategi besar Amerika Serikat untuk kawasan Asia Pasifik dengan tujuan yang mengubah tatanan internasional dengan kebijakannya untuk keamanan infrastruktur dan kekuatan ekonomi Amerika Serikat baik dalam hal ini Amerika Serikat memaduki sengketa Laut China Selatan yang membuat kawasan tersebut menjadi persaingan yang strategis dalam tatanan dunia. 

Proyek terbesar China ialah Belt Road and Initiative (BRI) yang merupakan inisiatif dari OBOR ini menjadi kekhawatiran Amerika Serikat sehingga adanya American First ini untuk kesempatan melebarkan kembali hegemoni Amerika Serikat di Asia Pasifik untuk menjadikan Amerika Serikat satu-satunya kekuatan besar meskipun adanya kekuatan baru di dunia ini namun Amerika Serikat tetap memutar cara untuk menyelamatkan kekuatan ekonomi, kekuatan pertahanan dan juga keamanan Amerika Serikat. Dan dalam menanggapi kekuatan China di kawasan Indo-Pacific, terkait Laut China Selatan dan kebijakan ekonomi China, AS juga membentuk aliansi bersama dengan Inggris dan Australia. 

Kebangkitan China bukanlah sesuatu hal yang biasa, tetapi merupakan perubahan besar dalam hubungan internasional dilihat dari kekhawatir AS dan beberapa negara besar seperti Inggris dan Australia yang ikut bergabung dengan AS untuk membantu dalam menekan kekuatan China terutama dalam bidang militer. 

 
Referensi: 
Aydin, Hasan. (2020).  US-China Rivalry in Africa and the Djibouti Issue. 
Chaziza, Mordechai. (2018). China Military Base in Djibouti. Journal of Mideast Security and Policy Studies No. 153.
CRS Report. (2019). US-China Relations. USA: Library of Congress
Dollar, David. (2016).  China's Engagement with Africa from Natural Resources to Human Resource. Washinton: John L. Thornton China Center at Brookings
Holslag, Jonathan. (2011).China and the Coups: Coping With Political Instability in Africa. African Journal Affairs, Vol. 110, No. 440, pp. 367-386
Manan, Munafrizal. (2015). Foreign Policy and National Interest: Realism And Its Critique. Jurnal Global Strategis Vol 9 (2).

T#g: China Ekonomi IMF Kebangkitan Cina Pertahanan StrategiAS
Komentar
Selasa, 10 Mei 2022 11:02 Bisnis

April 2022, PT RFB Kembali No.1

Medan-Jurnaltrans.comPT Rifan Financindo Berjangka (RFB) kembali menduduki posisi sebagai Pialang Teraktif Nomor 1 untuk dua kategori yaitu Pialang Gabungan Teraktif dan Pialang Bilateral Posisi terat

Jumat, 29 Apr 2022 11:00 News

Emina Gelar Bestie Caring Corner

Medan-Jurnaltrans.comDalam rangka memeriahkan bulan suci Ramadhan ini, Emina mengadakan Bestie Caring Corner yaitu kegiatan garage sale yang menjual baju layak pakai di gelar di Warunk Upnormal, jalan

Selasa, 26 Apr 2022 10:55 News

FJPI Salurkan 125 Paket Sembako Buat Korban Covid-19

Medan-Jurnaltrans.comForum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sumatera Utara (Sumut) kembali menggelar agenda rutin tahunan di bulan Ramdan, FJPI Berbagi. Ramadan tahun ini, kegiatan terlaksana melal

Minggu, 24 Apr 2022 11:50 News

Paragon Wujudkan Kebermanfaatan di 40 Wilayah Indonesia

Medan-Jurnaltrans.comDalam momentum bulan Ramadan, PT Paragon Technology and Innovation (Paragon), perusahaan kosmetik Indonesia yang memiliki brand kecantikan terkemuka seperti Wardah, Make Over, Emi

Kamis, 21 Apr 2022 07:22 Bisnis

Bappebti Blokir 218 Domain Situs Web

Jakarta-JurnaltransSepanjang periode Januari-Maret 2022, Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) memblokir 218 domain situs web entitas di b

Minggu, 17 Apr 2022 22:00 News

Strategi Kebijakan Pertahanan Amerika Serikat Terhadap Kebangkitan China

Penulis : Luthfiah Nur Arafah - Mahasiswi HI UIN Syarif Hidayatullah JakartaEra perang dingin telah berakhir sejak lama, dengan kemenangan yang diperoleh oleh Amerika Serikat yang memenangkan ideologi

Rabu, 06 Apr 2022 17:43 Bisnis

PAAI Dorong Kompetensi dan Profesionalisme Agen Asuransi

Medan-Jurnaltrans.comPerkumpulan Agen Asuransi Indonesia (PAAI) terus mendorong kompetensi dan profesionalisme agen asuransi sehingga pesan penting tentang asuransi sebagai proteksi finansial masa dat

Kamis, 31 Mar 2022 08:39 Bisnis

Didesain untuk Pengalaman Inovatif dan Personal

Medan-JurnaltransSamsung Electronics Co., Ltd. hari ini menampilkan jajaran produk 2022 yang mencakup Neo QLED 8K, soundbar, aksesoris, dan inisiatif keberlanjutan di acara virtual Unbox & Discover. M

Rabu, 30 Mar 2022 10:44 News

KORUT Ujicoba Senjata Nuklir Baru; AS Kalang Kabut?

Penulis: Raisya Bintang Sulaiman Putri - Mahasiswi HI UIN Syarif Hidayatullah JakartaPower atau kekuatan merupakan salah satu aspek yang diperhitungkan dalam melihat kapabilitas suatu negara. Power me

Jumat, 04 Feb 2022 07:27 Bisnis

Soft Launching Perdagangan Pasar Fisik Emas Digital-Off Exchange

Medan-Jurnaltrans.comMengawali bulan Februari 2022, PT Jakarta Futures Exchange (JFX) dan PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) (KBI) mencatat 19.972 transaksi perdagangan pasar fisik emas di JFX d

Selasa, 25 Jan 2022 18:01 Bisnis

2022, RFB Medan Targetkan 200ribu Lot Volume Transaksi

Medan-JurnaltransMeski peningkatan volume transaksi tahun 2021 hanya naik 8,39% dari tahun sebelumnya, namun PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) Medan optimis mampu membukukan volume transaksi sebesar

Minggu, 23 Jan 2022 17:40 News

RFB Medan Gelar Charity di Dua Panti Asuhan

Medan-Jurnaltrans.comPT Rifan Financindo Berjangka (RFB) Medan mengadakan program charity dengan mengunjungi dua Panti Asuhan di kota metropolis ini, Sabtu (22/1/2022).  Mengambil tema Blessed to

Sabtu, 25 Des 2021 06:09 News

MMP Hadirkan Produk Pembalut Luka dari Rumput Laut Di Seaweed Fest 2021

Medan-JurnaltransPT Mega Medica Pharmaceuticals (MPP) menghadirkan produk pembalut luka dari rumput laut di Seaweed Fest 2021. Dalam kegiatan yang berlangsung di Ballroom, Gd. Mina Bahari III, Kantor

Minggu, 19 Des 2021 07:31 News

Rifan Financindo Berjangka Medan Rayakan Natal

Medan-jurnaltransPT Rifan Financindo Berjangka (RFB) cabang Medan mengadakan ibadah perayaan Natal yang diikuti para karyawan, Pdt Leonard Pasaribu, anak-anak panti asuhan dari Sahabat Anak Indonesia,

Rabu, 15 Des 2021 07:49 News

Y.O.U Beauty Mempersembahkan ''Y.O.U for You''

Medan-Jurnaltrans Y.O.U Beauty, sebagai salah satu brand kecantikan lokal di Indonesia, melalui kampanye "Y.O.U for You" hadir mendatangi kota-kota besar di Indonesia, termasuk Kota Medan yang me

Jumat, 29 Okt 2021 18:47 Bisnis

JULO Komitmen Hadirkan Inovasi Fitur Lengkap Kredit Digital Bunga Bersahabat

Medan-JurnaltransPerusahaan teknologi asal Indonesia-PT JULO Teknologi Finansial (JULO) berkomitmen dalam menciptakan inovasi fitur kredit digital yang mencakup kelengkapan transaksi cash dan non-cash

Ikuti Kami